Jumat, 15 April 2011

Fungsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran


Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memilliki tiga fungsi utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, yaitu
  1. Teknologi berfungsi sebagai alat (tools), dalam hal ini TIK digunakan sebagai alat bantu bagi pengguna (user) atau siswa untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam mengolah kata, mengolah angka, membuat unsur grafis, membuat database, membuat program administratif untuk siswa, guru dan staf, data kepegawaian, keuangan dan sebagainya.
  2. Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science). Dalam hal ini teknologi sebagai bagian dari disiplin ilmu yang harus dikuasai oleh siswa. Misalnya teknologi komputer dipelajari oleh beberapa jurusan di perguruan tinggi seperti informatika, manajemen informasi, ilmu komputer. dalam pembelajaran di sekolah sesuai kurikulum 2006 terdapat mata pelajaran TIK sebagai ilmu pengetahuan yang harus dikuasi siswa semua kompetensinya.
  3. Teknologi berfungsi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran (literacy). Dalam hal ini teknologi dimaknai sebagai bahan pembelajaran sekaligus sebagai alat bantu untuk menguasai sebuah kompetensi berbantuan komputer. Dalam hal ini komputer telah diprogram sedemikian rupa sehingga siswa dibimbing secara bertahap dengan menggunakan prinsip pembelajaran tuntas untuk menguasai kompetensi. dalam hal ini posisi teknologi tidak ubahnya sebagai guru yang berfungsi sebagai : fasilitator, motivator, transmiter, dan evaluator.
Disinilah peran dan fungsi teknologi informasi untuk menghilangkan  berkembangnya sel dua, tiga dan empat berkembang di banyak institusi pendidikan yaitu dengan cara:
  1. Meminimalisir kelemahan internal dengan mengadakan perkenalan teknologi informasi global dengan alat teknologi informasi itu sendiri (radio, televisi, computer )
  2. Mengembangkan teknologi informasi menjangkau seluruh daerah dengan teknologi informasi itu sendiri (Wireless Network connection, LAN ), dan
  3. Pengembangan warga institusi pendidikan menjadi masyarakat berbasis teknologi informasi agar dapat terdampingan dengan teknologi informasi melalui alat-alat teknologi informasi.
Peran dan fungsi teknologi informasi dalam konteks yang lebih luas, yaitu dalam manajemen dunia pendidikan, berdasar studi tentang tujuan pemanfaatan TI di dunia pendidikan terkemuka di Amerika, Alavi dan Gallupe (2003) menemukan beberapa tujuan pemanfaatan TI, yaitu
  • memperbaiki  competitive positioning;
  • meningkatkan brand image;
  • meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran;
  • meningkatkan kepuasan siswa;
  • meningkatkan pendapatan;
  • memperluas basis siswa;
  • meningkatkan kualitas pelayanan;
  • mengurangi biaya operasi; dan
  • mengembangkan produk dan layanan baru.
Karenanya, tidak mengherankan jika saat ini banyak institusi pendidikan di Indonesia yang berlomba lomba berinvestasi dalam bidang TI untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat. Maka dari itu untuk memenangkan pendidikan yang bermutu maka disolusikan untuk memposisikan institusi pendidikan pada sel satu yaitu lingkungan peluang yang menguntungkan dan kekuatan internal yang kuat.

Selasa, 12 April 2011

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER


BAB I

PENDAHULUAN

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan informasi. Informasi disajikan secara lisan atau tulisan oleh suatu pengolah informasi.. Sistem informasi berbasis komputer (computer-based information system) atau CBIS digunakan untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer.Porsi komputer dalam pengolah informasi terdiri dari tiap area aplikasi yang berbasis komputer – SIA, SIM, DSS, OA, dan ES.

BAB II

PEMBAHASAN

Sistem Informasi berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah computer-based atau pengolahan informasi yang berbasis padakomputer.
Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Hal ini disebabkan karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi sub unit-sub unit dari organisasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapaitujuan perusahaan. Dua hal yang menjadi perhatian dari definisi diatas adalah mengkoordinasi dan mengarahkan. Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan mengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi bagi sistem pengendalian manajemen adalah : penghematan waktu (time saving), biaya (cost saving), peningkatan efektivitas (effectiveness), pengembangan teknologi (technology development) dan pengembangan personel (staff development).

Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Skema Sistem Informasi Berbasis Komputer di organisasi,dapat dibagi menjadi beberapa bagian:
1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems). Merupakan sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi rutin seperti penggajian, keuangan, inventarisasi dan sebagainya. Sistem ini berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal.

2. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems) Kedua sistem ini bekerja pada level knowledge. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk transformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing, spreadsheets, presentasi.

3.Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

4. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)
Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula dari Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.

5.Sistem Informasi Manajemen (Management Information System). Sistem yang mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Juga menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, serta dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

6.Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegent)
Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas.
Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (decision support systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.

7.Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems) dan Sistem Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support Collaborative Work Systems). Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision support systems (DSS) menjadi suatu solusinya.

8. Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems). Sistem tergantung pada informasi yang dihasilkan oleh Sistem Pengolahan Transaksi. Sistem ini membantu para eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

BAB III

KESIMPULAN

Penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sebenarnya Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Program Studi Sistem Informasi mengajarkan landasan ilmu pengetahuan dan penerapan Teknologi Informasi dalam suatu organisasi. Terkait hal tersebut, kurikulum Program Studi Sistem Informasi bersifat khas karena dibangun di atas 3 (tiga) bidang yaitu: komputer, manajemen dan bisnis. Dengan demikian selama perkuliahan, mahasiswa akan dibekali dengan berbagai kompetensi di ketiga bidang tersebut agar mereka mampu memberikan solusi terkait Sistem Informasi/Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.



SUMBER : http://www.smecda.com
http://syopian.net
http://hidayatgoodboy.blogspot.com

INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI (TI) dan TEKNOLOGI BARU


 INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI (TI)
A. DEFINISI INFRASTRUKTUR TI
Insfrastruktur Teknologi Informasi (TI) didefinisikan sebagai sumber daya teknologi bersama yang menyedikan paltform untuk aflikasi sistem informasi perusahaan yang terperinci. Infrastruktur TI meliputi investasi dalam peranti keras, peranti lunak, dan layanan, seperti: konsultasi, pendidikan, dan pelatihan yang tersebar diseluruh perusahaan atau tersebar duselutuh unit bisnis dalam perusahaan. Dapat dijabarkan dengan:

a. Platform komputasi yang digunakan untuk meenyediakan layanan komputasi yang berhubungan dengan karyawan, pelanggan dan pemasok dalam lingkungan digital yang konsisten yang meliputi mainframe besar, kumputer dan laptop, dan personal digitalassistant (PDA) serta Internet.

b. Layanan telekomunikasi yang menyediakan data, suara, dan konekvisitas video kepada karyawan, pelanggan, dan pemasok.

c. Layanan pengaturan data yang menyimpan dan mengelola data perusahaan dan menyediakan kemampuan untuk menganalisis data.

d. Layanan peranti lunak aplikasi yang menyediakan kemampuan untuk keseluruhan kemampuan seperti sistem perencanaan sumber daya perusahaan, manajemen hubunga pelanggan, rantai pasokan, dan menejemen pengetahuan yang digunakan bersama-sama oleh seluruh unit bisnis.

e. Manajemen fasilitas fisik yang mengembangkan dan mengelola instalasi fisik yang dibutuhkan untuk layanan komputasi, telekomunikasi, dan manjemen data.

f. Layanan manajemen TI yang merencanakan dan mengembangkan infrastruktur, berkoordinasi dengan unit bisnis untuk berbagai layanan TI, mengelola akuntansi untuk pengeluaran TI dan menyediakan program layanan proyek.

g. Layanan standar TI yang memberikan kebijakan yang menentukan teknologi informasi mana yang akan digunakan, kapan dan bagaimana menggunakannya, kepada perusahaan dan unit-unit bisnisnya.

h. Layanan pendidikan TI yang menyediakan sistem pelatihan untuk karyawan dan melatih menajer dalam merencanakan dan mengelola investasi TI.

i. Layanan pelatihan dan pengembangan TI yang menyediakan perusahaan dengan penelitian mengenai proyek-proyek TI yang berpotensi dan investasi yang dapat membantu perusahaan mendiferensiasikan diri di pasar.

EVOLUSI INFRASTRUKTUR TI: 1950-2007

Infrastuktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun dalam flatform komputasi. Ada lima tahap evolusi yang telah dilewati. Masing-masing evolusi memberikan konfigurasi daya komputasi dan elemen-elemen infrastruktur yang berbeda. Lima era tersebut adalah mesin akuntansi elektronik, mainframe umum dan komputasi mini komputer, PC, jaringan klien/server, dan komputasi perusahaan dan Internet. Beberapa periode era evolusi infrastruktur:

a. Evolusi Mesin Akuntansi Elektronik: 1930-1950
b. Era mainframe Umu dan komputer mini: 1959 sampai sekarang
c. Era PC: 1981 sampai sekarang
d. Era klien/server: 1983 sampai sekarang
e. Era komputasi internet perusahaan: 1992 sampai sekarang
B. PENGGERAK TEKNOLOGI EVOLUSI INFRASTRUKTUR
a. Hukum Moore dan Daya Pemrosesan Mikro

Hukum Moore: sejak chip mikroprosesor pertama diperkenalkan pada tahun 1959, jumlah komponen pada sebuag chip dengan biaya produksi perkomponen yang terkecil (pada umumnya transistor) akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya. Berdasarkan tulisan Gordon Moore pada tahun 1965 di Electronics Magazine.

b. Hukum Penyimpanan Digital Besar

Dunia saat ini memproduksi sebanyak 5 exabyte informasi unik pertahun (1 exabyte= 1 milliar gigabyte, atau 1018 byte). Jumlah infromasi digital kurang lebih menjadi dua kali lipat setiap tahun (Lyman dan Varian, 2003)

c. Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan

Hukum ini menyatakan bahwa nilai atau kekuatan dari jaringan bertumbuh secara eskponensial sebagai fungsi dari jumlah anggota jaringa tersebut. Hal ini menunjukan bahwa peningkatan pengembalian terhadap skala yang didapatkan oleh para anggota jaringan seiring dengan semakin banyaknya orang yang tergabung dalam jaringan tersebut.

d. Mengurangi Biaya Komunikasi dan Internet

Dengan semakin banyaknya orang dapat mengakses internet akan mengurangi dan menurunnya biaya komunikasi dan penggunaan terhadap fasilitas komunikasi dan komputasi semakin banyak.

e. Dampak Jaringan dan Standar

Standar teknologi adalah spesifikasi yang menentukan kompatibilitas sebagai produk dan kemampuan berkomunikasi dalam sebuah jaringan.

C. KOMPONEN INFRASTRUKTUR

Infrastruktur Teknologi Informasi menghasilkan tujuh (7) komponen utama:

1. PLATFORM PERANTI KERAS KOMPUTER
a. Komponen mesin: mensin klien, PC, PDA, Laptop, server.
b. Server blade; komputer yang sangat tipis
c. Mainframe

2. PLATFORM PERANTI LUNAT KOMPUTER
a. Sistem operasi Microsoft Windows, Unix, Linux
b. Sistem operasi desktop

3. MANAJEMEN DAN PENYIMPANAN DATA
Menejemen dan penyimpanan data sangat penting sebab jumlah informasi digital baru di dunia berlipat dua setiap tiga tahun, sebagian digerakkan oleh e-commerce dan e-bussines oleh sebab itu pasar perangkat penyimpanan data digital terus meningkat setiap tahunnya.

4. PLATFORM JARINGAN / TELEKOMUNIKASI
Platform jaringan / telekomunikasi biasanya disedikan oleh perusahaan layanan telekomunikasi/ telepon yang menawarkan konesitivitas suara dan data, WAN dan akses internet.

5. PLATFORM INTERNET
Platform internet harus dihubungkan dan bertumpang tindih dengan infrastruktur jaringan umum dan platform perantu keras dan peranti lunak perusahaan.

6. LAYANAN DAN KONSULTASI INTEGRASI SISTEM
Layanan dan konsultasi integrasi sistem dibutuhkan karena perusahaan besar kurang memiliki karyawan, keahlian, anggaran, pengalaman, untuk melaksanakan prosedur bisnis, pelatihan dan pendidikan.
Integrasi peranti lunak artinya memastikan infrastruktur baru bekerja sama dengan infrastruktur perusahaan lama, yang disebut sistem warisan dan memastikan elemen-elemen infrastruktur yang baru bekrja sama dengan yang lainnya.

7. PLATFORM SISTEM OPERASI

C. TREN PALFORM PERANTI KERAS DAN TEKNOLOGI BARU

Biaya komputasi menurun tetapi biaya infrastruktur Teknologi Informasi terus naik (konsultasi, integrasi sistem dan piranti lunak) dalam anggaran perusahaan. Ditambauh lagi dengan adanya telepon, sistem warisan, internet, situs internet, desktop, dan perangkat mobile lainnya.

 INTEGRASI PLATFORM KOMPUTASI DAN TELEKOMUNIKASI
Pada tingkat klien, perangkat komunikasi berfungsi sebagai komputer genggam dan pada tingkat sever dan jaringan, pertumbuhan sistem telepon internet yang sukses menunjukan bagai mana paltform komputasi dan telekomunikasi yang terpisah secara historis menjadi terintegrasi melalui sebuah jaringan tunggal yaitu internet.

KOMPUTASI GRID

Komputasi grid meliputi koneksi komputasi jarak jauh secara geografis ke dalam jaringan tunggal untuk menciptakan sebuah superkomputer dengan mengkombinasikan daya komputasi dari semua komputer pada grid.
Komputasi grid membutuhkan program piranti lunak untuk mengendalikan dan mengalokasikan sumber daya pada grid, seperti piranti lunak: open source atau penyedia swasta. Komputasi grid digunakan untuk menghemat biaya, kecepatan komputasi dan kecekatan.

KOMPUTASI BERDASARKAN PERMINTAAN (UTILITAS)

Komputasi berdasar permintaan (on-demand computing) mengacu pada perusahaan yang menyebarkan permintaan daya komputasi ke pusat pemroresan dat skala besar yang letaknya jauh. Cara ini mampu mengurangi investasi dalam infrastruktur Teknologi Informasi dengan cukup hanya berinvestasi untuk mengatasi beban pemrosesan rata-rata dan membayar daya komputasi tambahan sesuai permintaan pasar saja dan pada gilirannya dapat mengurangi biaya kepemilikan sumber piranti keras.

KOMPUTASI OTONOM DAN KOMPUTASI EDGE

a. Komputasi otonom adalah sebuah upaya di seluruh industri untuk mengembangkan sistem yang mampu mengkonfigurasi, mengoptimalkan dan menelaah diri sendiri, memperbaiki pada saat rejadi kerusakan dan melindungi diri dari penyusup asing.

b. Komputasi Edge adalah skema bertingkat yang menyeimbangkan pembagian beban untuk aplikasi berbasis web di mana bagian-bagian penting dari muatan, logika, dan pemprosesan situs Web ditampilkan oleh server yang lebih murah dan kecil yang dekat dengan para pengguna untuk meningkatkan waktu respons dan ketangguhan sambi mengurangi biaya teknologinya.

VIRTUALISAI DAN PROCESOR MULTICORE

a. Virtualisasi (virtualization) adalah proses menampilkan sejumlah sumber daya komputasi (daya atau penyimpanan data) sehingga semua hal tersebut dapat diakses dengan cara yang tidak dibatasi oleh konfigurasi atau lokasi geografis.

b. Procesor multicore adalah (multicore processor) adalah sirkuit gabungan yang memiliki dua procesor dengan meningkatkan frekwensi, dari beberapa megahertz hingga chip saat ini beroperasi pad frekwensi gigahertz.

TREN PLATFORM PERANTI LUNAK DAN TEKNOLOGI BARU

MUNCULNYA LINUX DAN PERANTI LUNAK OPEN SOURCE

a.Piranti lunak open source adalah piranti lunak yang diproduksi oleh sebuah komunitas dan beberapa ratus ribu programer di seluruh dunia yang tidak memerlukan biaya dan dapat dirubah oleh para penggunannya.

b. Linux adalah sistem operasi yang diturunkan oleh Unix, sebuah sistem operasi klien dan server yang tumbuh paling cepat di dunia. Linux dapat mengurangi biaya, andal, tangguh, integrasi, karena linux bekerja pada semua paltform piranti lunak utama dari mainframe hingga server sampai klien.

JAVA DI MANA-MANA

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi obyek yang indevenden dari sistem operasi dan prosesor yang telah menjadi lingkungan pemograman interaktif paling terkemuka. Jika sebuah obyek bergerak pada Web atau atau mengambil input dari pengguna, maka kemungkinan terbesar applet java-lah penyebabnya.

 PERANTI LUNAK UNTUK INTEGRASI PERUSAHAAN

Menggabungkan perabti lunak berbayar yang telah ada dengan aplikasi Web yang lebih baru ke dalam sebuiah sistem tunggal yang koheren dan dapat dikelola secar rasional adalah hal sangat penting di dalam perusahaan.

a. Middleware adalah beberapa integrasi aplikasi warisan dapat diperoleh menggunakana peranti lunak khusus atau peranti lunak yang menghubungkan dua atau beberapa aplikasi terpisah, yang aplikasi-aplikasi tersebut dapat saling berkomunikasi dan bertukar data.

b. Peranti ini bertujuan menggabungkan aplikasi berbeda atau aplikasi gabungan.

c. Layanan Web dan Arsitektur Berorientasi Layanan

AJAX, MASHUPS, WEB 2.0, DAN APLIKASI PIRANTI LUNAK BERBASIS WEB

a. Ajax adalah teknik yang memungkinkan klien dan server yang digunakan menahan percakapan di belakang, mentransfer data karena data dibuat ke server tanpa sepengatahuan pengguna.

b. Mashups adalah sebutan untuk aplikasi kombinasi baru yang bergantung pada jaringan data berkecepatan tinggi, standar komunikasi universal, dan kode open source.

 Web 2.0 :
1) Layanan dengan skalabilitas yang efektif bagi biaya
2) Kendali atas sumber data yang unik dan sulit diciptakan kembali yang semakin kaya karena semakin banyak orang yang menggunakannya
3) Pengguna dipercaya sebagai pengembang bersama
4) Memanfaatkan kecerdasan kolektif
5) Mempengaruhi ujung yang panjang melalui fasilitas swalayan bagi pelanggan
6) Peranti lunak di atas tingkat perangkat tunggal
7) Antarmuka pengguna, model pengembangan, dan model bisnis yang ringan

OUTSOURCING PIRANTI LUNAK

a. Mengubah Sumber Piranti Lunak
b. Paket Piranti Lunak dan Piranti Lunak Perusahaan
c. Penyedia Layanan Aplikasi
d. Alih Kontrak Piranti Lunak

ISU MANAJEMEN

Menciptakan dan mengatur infrastruktur TI yang koheren memunculkan berbagai tantangan menghadapi skabilitas dan perubahan teknologi, menejemen dan tata kelola, dan membuat investasi infrastruktur secara bijak.

MENANGANI PERUBAHAN INFRASTRUKTUR

MANAJEMEN DAN TATA KELOLA (GOVERNANCE)

MELAKUKAN INVESTASI INFRASTRUKTUR SECARA BIJAK
a. Model Kekuatan Kompetitif untuk Investasi Infrastruktur TI

1) Permintaan pasar untuk layanan perusahaan
2) Strategi bisnis untuk perusahaan
3) Strategi, infrastruktur, dan biaya teknologi informasi (TI) perusahaan
4) Penilaian Teknologi Informasi
5) Layanan yang diberikan para pesaing
6) Investasi infrastruktur TI pesaing

b. Total Biaya Kepemilikan Aset Teknologi
Model biaya kepemilikan aset teknologi dapat digunakan untuk menganalisi biaya langsung dan tak langsung tersebut untuk membantu perusahaan menentukan biaya yang sesungguhnya dari implementasi teknologi tertentu.

PRAKTIK APLIKASI SIM

MEMBANTU PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN: KEPUTUSAN SEWA VERSUS BELI PERANTI KERAS DAN LUNAK: DIRT BIKES USA
a. Gunakan peranti lunak spreadsheet untuk menghitung total biaya menyewa atau membeli peranti lunak ini selama tiga tahun. Tentuakn alternatif harga terendah yang memenuhi persyaratan.

b. Faktor lain apa yang perlu dipertimbangkan selain biaya, dalam menentukan untuk menyewa atau membeli peranti keras dan lunak.

c. Apabila mungkin gunakan peranti lunak presentasi elektronik untuk merangkum temuan kepada pihak menejemen.

MEMPERBAIKI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN: MENGGUNAKAN SPREADSHEET UNTUK
MENGEVALUASI PILIHAN PERANTI KERAS DAN LUNAK

MEMPERBAIKI PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN: MENGGUNAKAN RISET WEB UNTUK MENGANGGARKAN KONFERENSI PENJUALAN?

Pengertian Sistem Informasi


Apa sih pengertian sistem informasi? Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan 
informasi untuk manajemen dalam mengambil keputusan dan juga untuk menjalankan operasional perusahaan, di mana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi dan prosedur-prosedur yang tergorganisasi.

Biasanya suatu perusahan atau badan usaha menyediakan semacam informasi yang berguna bagi manajemen. Sebagai contoh: Perusahaan toko buku mempunyai sistem informasi yang menyediakan informasi penjualan buku-buku setiap harinya, serta stock buku-buku yang tersedia, dengan informasi tersebut, seorang manajer bisa membuat kebutusan, stock buku apa yang harus segera mereka sediakan untuk toko buku mereka, manajer juga bisa tahu buku apa yang paling laris dibeli konsumen, sehingga 
mereka bisa memutuskan buku tersebut jumlah stocknya lebih banyak dari buku lainnya.


Pengertian Sistem Informasi

Tujuan Sistem Informasi

  1. Menyediakan informasi untuk membantu pengambilan keputusan manajemen
  2. Membantu petugas didalam melaksanakan operasi perusahaan dari hari ke hari
  3. Menyediakan informasi yang layak untuk pemakai pihak luar perusahaan.
Sistem Informasi dapat dikategorikan dalam empat bagian:
  1. Sistem Informasi Manajemen
  2. Sistem Pendukung Keputusan
  3. Sistem Informasi Eksekutif
  4. Sistem Pemrosesan Transaksi

Pengertian Sistem Informasi menurut beberapa Ahli

Pengertian sistem informasi menurut John F. Nash
Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Pengertian sistem informasi menurut Henry Lucas Sistem Informasi adalah suatu kegiatan dari prosedurprosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.

Rabu, 02 Maret 2011

DAMPAK POSITIF dan NEGATIF dari PERKEMBANGAN TEKNOLOGI


Dilihat dari berbagai bidang:

A. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak positipnya antara lain:
  1. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui  internet
  2. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone
  3. Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Disamping keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
  1. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
  2. Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
  3. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
  4. Kecemasan teknologi      Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
B. Bidang Ekonomi dan Industri

Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya antara lain:
  1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
  2. Terjadinya industrialisasi
  3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat
  4. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
  5. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;1.   terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan2.   Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
C. Bidang Sosial dan Budaya

Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat
  1. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
  2. Meningkatnya rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri  sebagai suatu  bangsa  akan  semakin  kokoh.  Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
  3. Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya:
Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
Pola interaksi antar manusia yang berubah      Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

D. Bidang Pendidikan

Teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
  1. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
  2. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
  3. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka
Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.Disamping itu juga muncul dampak negatif dalam proses  pendidikan antara lain:

Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes 
Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.

Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal.      Kita tahu 
bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lai

E. Bidang politik

Timbulnya kelas menengah baruPertumbuhan teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
Proses regenerasi kepemimpinan.Sudah barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
Di bidang politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.